Sebuah tokoh imajinatif

ilustrasi-hantu-indoneia

Ini adalah sebuah cerita masa kecil yang gak bisa gue lupain..mamah bilang namanya adalah Hantu Dundun..rambutnya terjurai ke depan menutupi hampir seluruh wajahnya..hidungnya berwarna merah..dia datang untuk mencari anak-anak yang nakal.

Sesimple itu ceritanya tapi kenapa gue gak bisa lupain yang namanya Hantu Dundun ini?

Mungkinkah karena sudah tertanam sangat dalam, di dalam pikiranku?

Padahal gue liat aja gak pernah bentuk aslinya kayak gimana..

Di salah satu film barat ada sosok hantu yang selalu berada di dalam lemari..mungkin ini juga salah satu cerita yang diceritakan oleh para orang tua disana.. Tidakkah mereka sadari bahwa anak yang selalu disuguhi cerita seram dan ditakuti akan mempengaruhi kondisi mental anak tersebut? Hingga sampai dewasa anak tersebut selalu mengingat dan berhalusinasi tentang hantu yang mungkin pikir kebanyakan orang tidak ada, tetapi bagi mereka itu nyata adanya.

Dan ada 1 novel yang menceritakan tentang Kegelapan yang bikin gue cuma bisa baca seperempat bahkan mungkin kurang dan tak bisa kulanjutkan karena benar-benar membuat dan mengubah pola pikir.

Apa kau tau tentang “Black hole”? jika kegelapan itu memang ada maka tak seorang pun akan tau dimana letaknya black hole itu, karena kegelapan total adalah dimana tak ada sedikit cahaya pun yang dapat meneranginya. Apakah yang kau takuti? Apakah sesuatu sosok yang mengerikan dan siap membunuhmu? Atau sesuatu yang tidak bisa kau lihat dan mereka membunuhmu tanpa kau tahu apa yang tengah terjadi!

Cobalah jika para orang tua lebih menceritakan hal-hal kepahlawanan atau hal-hal yang membuat anak-anak lebih bersemangat untuk hidupnya ke depan, mungkin anak itu akan hidup dengan sepenuh hatinya untuk mengejar apa yang diimpikannya.

Saat gue nonton film Batman – The Dark Knight Rises, tokoh batman/bruce wayne ini selalu dihantui mimpi buruk akan masa kecilnya yang tragis, yang selalu diliputi ketakutan. Dimana orang tuanya dibunuh dihadapan mata kepalanya sendiri. Hingga dia dewasa tak bisa melupakan hal tersebut. Namun inspektur Gordon datang dan mengatakan “Masih ada harapan, dunia belum berakhir untukmu nak”. Cukup dengan 1 kalimat itu saja, hidup seorang anak bisa terselamatkan dari keterpurukan. Tidakkah untuk menjadi pahlawan yang menyelamatkan nyawa orang lain atau semangat hidup orang lain cukup dengan 1 kalimat itu bisa membuat keajaiban. Kita tak perlu selamanya harus menjadi pahlawan dengan memberantas kejahatan. Tapi kita juga bisa menjadi pahlawan dengan memberikan semangat yang tiada henti kepada orang lain šŸ™‚

Jadi..pikiran negatif, pikiran positif. Mereka ada dimanapun. Tinggal bagaimana kita saja untuk membentengi diri dan memperkuat mental kita. Jika anda ingin juga menjadi pahlawan maka mulailah sebarkan pikiran positif kepada orang lain, agar suatu saat anda terpuruk mungkin orang lainlah yang juga akan membantu dan memberikan semangat kepada anda šŸ™‚

 

 

4 thoughts on “Sebuah tokoh imajinatif

  1. Makanya jangan jadi anak nakal bos. hehehe…
    Sepakat banget tuh pahlawannya. untuk jadi pahlawan memang tak perlu kekuatan super apalagi CD dipake di luar. hahaha… cukup menjadi manusia yang peduli. šŸ™‚

    Suka

  2. horor itu bos fotonya hehe. setuju banget sih sama paragraf terakhir. anyway, nyatanya fake smile pun bisa berubah jadi real happiness. jadi, salah satu cara ketika pikiran positif ga muncul-muncul adalah dengan faking a smile, it will turn our mood to be better šŸ™‚

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s